 |
 |
|
|
 |
Agenda Kegiatan Nasional
Perayaan Hari Besar Bodhisattva Avalokitesvara
di Vihara Mahavira Graha Pusat
Dalam
rangka memperingati Hari besar Bodhisattva
Avalokitesvara, diadakan serangkaian
acara di Vihara Mahavira Graha Pusat,
Jakarta Utara. Mulai tanggal 13 sampai
14 Maret 2008, sore hari pukul 17:30
WIB, diadakan pembacaan sutra Saddharma
Pundarika Sutra tentang Jalan Sempurna
dari Bodhisattva Avalokitesvara. Dengan
pembacaan sutra ini, semangat welas
asih serta semangat memberi untuk setiap
makhluk dikembangkan.
|
|
|
|
Pada
sore hari tanggal 15 Maret 2009, hampir 2000
orang menghadiri perayaan pemberkatan untuk
masyarakat, bangsa dan negara ini. Pada kesempatan
itu, para Anggota Sangha dengan suara yang lantang
memimpin para hadirin untuk melafal Mantra Maha
Karuna Dharani demi mengembangkan welas
asih yang tiada batas. Kekuatan pembacaan mantra
ini dapat membawa setiap makhluk dari kegelapan
menuju pencerahan, mengubah kilesa menjadi Bodhicitta,
memutuskan penderitaan serta mengubah bencana
menjadi kedamaian.
|
|
|
Dalam
bimbingan Dharmanya, Y.M.
Bhiksu Prajnavira Mahasthavira
mengatakan bahwa sebagian umat awam menyebut
Bodhisattva Avalokitesvara
(Kwan Yin Pu Sa) dengan sebutan Niang
Niang, ibu atau Dewi Kwan Yin, sebutan
yang kurang tepat itu terkadang bisa merendahkan
citra Beliau sebagai seorang Bodhisattva.
Kwan Yin (Avalokitesvara), kita sebut
sebagai Phu Sa (Bodhisattva) dikarenakan
Beliau mendengar jerit tangis setiap makhluk
dan menolong mereka. Oleh karena itu,
Beliau disebut sebagai Bodhisattva
Avalokitesvara yang penuh welas
asih. Dengan adanya pembacaan Mantra
Maha Karuna Dharani, semoga semua
makhluk bisa mengembangkan maitri karuna,
dengan hati serta pikiran yang murni mewujudkan
keluarga yang bahagia, masyarakat yang
damai serta kehidupan bernegara yang harmonis.
|
|
|
Sore
hari, pukul 16.00 WIB, lebih 200 umat
Buddha mengikuti upacara Visudhi Trisarana,
berlindung pada Buddha, Dharma dan Sangha.
Setelah upacara Visudhi Trisarana, malam
kesenian pun dimulai dengan persembahan
Tarian Maha Karuna Dharani oleh Sanggar
Tari VMGP, yang kemudian dilanjutkan dengan
puja oleh barisan Dharma Wanita, penyalaan
pelita oleh para dewan ketua yang mewakili
umat Buddha serta pembacaan sutra dan
mantra yang dipimpin oleh anggota Sangha.
Pada malam kesenian itu, Tarian
Mudra Bodhisattva dan Tarian
Prajna Paramita Hydaya Sutra
juga dipersembahkan. Dalam Dharmadesananya,
Y.M. Bhiksu
Prajnavira Mahasthavira
juga menjelaskan bahwa malam kesenian
perayaan hari besar Bodhisattva Avalokitesvara
yang memperkenalkan welas asih Bodhisattva
Avalokitesvara dalam mewujudkan keharmonisan
masyarakat ini pertama kali diadakan di
Indonesia. Seperti yang disebutkan di
dalam Vajracchedika
Prajna Paramita Sutra bahwa banyak
makhluk yang melekat terhadap bentuk (rupa),
yang terperosok ke dalam nafsu keinginan
yang penuh penderitaan sehingga tidak
mampu melihat cahaya cinta kasih dan kebijaksanaan.
Dengan melepas keakuan dan tekun menuju
pembebasan, kebahagiaan Dharma barulah
dapat terwujud.
|
|
|
|
Setelah koor VMGP mempersembahkan lagu-lagu buddhis,
para anggota Sangha memercikan air suci sambil melantunkan sutra dan mantra.
Malam kesenian itu ditutup dengan ramah tamah vegetarian.
|
|
|

|
|
|
 |
|
Hit Counter

|
Copyright © 2007 mahavira.info
All Rights Reserved. |
|
|
| |
Bisa ditampilkan dengan baik menggunakan Internet Explorer dan menggunakan resolusi minimal
1024x768 |
|
 |