
Vihara Mahavira Graha Surabaya
didirikan kota Surabaya (kota terbesar ke-2 di Indonesia), propinsi Jawa Timur, Indonesia, di atas tanah seluas 20.000 meter
persegi dengan posisi menghadap ke arah Selatan. Pada saat terjadi krisis ekonomi tahun 1998, bangunan ini dipergunakan sebagai
sebuah bank. Karena krisis ekonomi, bank tersebut mengalami kebangkrutan dan diambil alih oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan.
Ketika diadakan pelelangan oleh pihak pemerintah, kami mendapatkan penawarannya dan kemudian membangunnya menjadi salah satu
Vihara di Jawa Timur. Dalam sekejap, hal ini mendapat perhatian dari khalayak ramai.
Pada tahun 1999, aula utama ruang
perbankan direnovasi menjadi ruang Bhaktisala utama yang bisa menampung ribuan orang.
Bagian Timur lantai-2 dijadikan ruang makan sedangkan di bagian Barat ditempatkan perpustakaan.
Pada lantai 3 hingga lantai 5, terdapat 26 kamar tamu, ruang rapat, ruang pameran dan ruang meditasi.

Vihara Mahavira Graha Surabaya
adalah sebuah Vihara buddhis Mahayana. Untuk menyambut lebih banyak umat yang ingin belajar Buddha Dharma,
maka diadakan kebaktian bersama dan Dharmadesana setiap hari Senin malam; setiap minggu pagi diadakan kebaktian
dan kelas Dharma untuk anak-anak dan remaja. Sore harinya diadakan pelafalan nama Buddha bersama dan pemberian bimbingan Dharma.
Selain itu, di vihara ini diadakan berbagai aktivitas baik untuk muda-mudi, seperti Atraksi Naga, Tarian Buddhis,
Koor Buddhis, dll; maupun untuk dewasa seperti penarikkan paguyuban Bodhisikkha dan kegiatan buddhis yang tidak rutin lainnya
misalnya malam ramah tamah dan pembabaran Dharma oleh anggota Sangha, malam kesenian buddhis dan lain sebagainya.
Pada waktu yang bersamaan, sering juga diadakan kunjungan panti sosial yang terletak di pinggiran kota, seperti panti jompo,
panti asuhan serta sering memberi perhatian dan bantuan kepada korban bencana alam.